Sopandi

Lahir di Bandung, 28 Agustus 1979. Alumni STAI Yamisa Soreang Jurusan Tarbiyah Pendidikan Agama Islam. Pernah Menjadi Pendidik di SMA ( Mapel Matematika), SMP (...

Selengkapnya

GURU ASYIK

Murid : "Pa! Kemana Bapak Guru Agama?"

"Kenapa sampai jam segini belum muncul dan belum memberi pelajaran pada kami?". begitu ujar salah seorang murid pagi itu, kepada salah satu rekan guruku, seorang guru kelas.

Guru Kelas : "sepertinya beliau tidak akan datang, karena lihat status di WA nya, ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan?". Emangnya kenapa kalau pa Ustadz tidak datang, kamu rindu yah?"

Murid : "Iya pak, kami rindu, kami senang jika pa Ustadz udah masuk kelas!". karena pasti ada sesuatu hal yang baru dan lucu yang bisa kami dapatkan".

Guru Kelas : "ooh, gitu yah!". lalu bagaimana dengan bapak, apakah sama kalian merindukan kehadiran bapak dikelas?"

Murid : "iya sama pak, tapi ....

Guru Kelas : "kok ada tapinya, Tapi kenapa?"

Murid : hmmm..enggak ah pak, malu disampaikannya!"

ilustrasi tersebut adalah deskripsi nyata yang dialami penulis disebuah sekolah.

Memang Guru sejatinya adalah sosok yang dirindukan.

ya, dirindukan oleh muridnya. terlepas itu karena ia sering bercanda di kelas ataupun lainnya, namun hal itu merupakan prasyarat mutlak bahwa pembelajaran akan berlangsung dengan asyik dan menyenangkan.

ada beberapa tip bagaimana menjadi seorang guru yang asyik dihadapan murid-muridnya :

1. Jadilah guru yang up to date ( kekinian )

seyogyanya segala informasi kekinian terutama yang berhubungan dengan informasi teknologi, musik dan pembelajaran sering guru baca dan ketahui, minimal dalam bentuk gambaran umum

2. Jadilah teman atau sahabat bagi murid-muridnya

maksudnya jalinlah hubungan kedekatan dengan murid seolah-olah kita menjadi sahabat mereka. hal ini penting karena kita akan mengerti dunia atau keinginan mereka.

3. Jadilah Guru yang Humoris dan penuh keakraban

Bagi guru, memiliki rasa humor merupakan modal personal yang sangat berharga sekaligus dapat menjadi daya pikat tersendiri di mata murid-muridnya. Rasa humor guru sangat berguna dalam upaya menciptakan iklim kelas dan pengembangan proses pembelajaran yang lebih sehat dan menyenangkan.

4. Jadilah Guru Motivator

maksudnya guru yang senantiasa bisa mendorong muridnya baik secara sadar ataupun tidak untuk bertindak dan berbuat ke arah yang lebih baik.

5. Jadilah Guru yang Positif Thinking dan Optimis

maksudnya apapun yang terjadi guru harus menjadi orang yang selalu berpikiran optimis dan positif, serta menjadi sosok teladan yang menularkan pikiran-pikiran positif bagi muridnya.

6. Niatkan Ibadah

sepatutnya setiap guru harus sudah memiliki prinsip ini. yakni bahwa mengajar itu ibadah. dengan memiliki prinsip ini, insyaallah kegiatan pembelajaran akan berjalan dengan asyik dan menyenangkan, baik bagi gurunya sendiri maupun bagi murid-muridnya. sehingga output nya akan menghasilkan prestasi muridnya dimasa yang akan datang.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali